Photobucket
Rabu, 14 Mei 2008
Tanggapan Masyarakat Tentang Kenaikan BBM

Rencana pemerintah pusat yang akan menaikan harga BBM bersubsidi pada bulan Juni mendatang , mendapat respon yang beragam dari masyarakat Balikpapan . Salah satu karyawan perusahaan Migas – Sapto berharap , agar pengusaha di Balikpapan tidak melakukan PHK karyawan secara besar-besaran , setelah pemerintah pusat memberlakukan harga baru BBM bersubsidi . Karena tanpa karyawan , pengusaha juga tidak bisa menghasilkan sesuatu . Sehingga upaya pemecatan harus dilakukan jika perusahaan benar-benar sudah mengalami kebangkrutan , dan bukan hanya untuk menyelamatkan perusahaan dari sisi biaya operasional

Sementara itu , salah satu mahasiswa di Balikpapan – Hari Andika menyatakan , rencana kenaikan BBM oleh Pemerintah tersebut , membuat panik masyarakat . Sehingga masyarakat yang tidak mampu semakin terpuruk perekonomiannya . Apalagi pemerintah pusat berencana pula untuk mengajukan utang luar negeri baru . Jika hal itu dilakukan , maka akan semakin membebani masyarakat yang sudah menderita akibat kenaikan harga BBM .

Warga lainnya – Ony mengaku , kenaikan BBM ini sangat berat , dan semakin memperpuruk masyarakat yang tidak mampu . Karena menurutnya , kenaikan harga BBM tentunya akan berdampak pada kenaikan-kenaikan yang lainnya , seperti harga barang-barang kebutuhan pokok . Oleh karena itu , dirinya meminta pemerintah untuk menunda dan memikirkan kembali , kebijakan kenaikan harga BBM ini .

Senada dengan Ony , warga lainnya - Musso juga mengeluhkan rencana kenaikan ini . Musso mengungkapkan , apabila kenaikan ini dilakukan , maka harus diiringi juga dengan kenaikan Upah Minimum Regional – UMR di setiap kota . Karena menurut Musso , mustahil masyarakat dapat memenuhi kecukupan kebutuhannya sehari-hari , jika upah yang diterima masih seperti saat ini , terlebih dengan resiko kenaikan harga-harga kebutuhan pokok lainnya , akibat dampak kenaikan BBM ini .

Sementara itu , masyarakat Balikpapan lainnya yang mendukung kenaikan harga BBM - Irvan mengatakan , masyarakat Indonesia saat ini terlalu dimanjakan oleh subsidi BBM yang diberikan oleh pemerintah . Sehingga menurutnya , kebijakan untuk menaikkan harga BBM sudah tepat . Selain mendidik masyarakat untuk tidak tergantung dengan subsidi negara , subsidi juga bisa digunakan untuk kepentingan masyarakat lainnya , seperti pendidikan atau kesehatan . Namun Irvan menyayangkan rencana kenaikan BBM yang diumumkan sebelum BBM dinaikkan . Karena hal ini akan membuat resah masyarakat dan kalangan pengusaha . Menurutnya , jika pemerintah ingin menaikkan BBM , maka kebijakan itu bisa langsung diberlakukan , tanpa harus memberitahu ke masyarakat . Hal ini untuk mengurangi reaksi dari masyarakat yang tidak setuju dengan kenaikan harga BBM , dan kenaikan harga kebutuhan pokok .

Audio Version

boomp3.com

Label:

posted by Crew SmartFM @ 10.16  
0 Comments:
Posting Komentar
<< Home
 

Information for Ad Please Contact Us @ 737092


Feature Dampak PON 2008
event

seminar

Samarinda Business Forum . 29 April 2009



Free chat widget @ ShoutMix


community

Subscribe to smartfm_balikpapan

Powered by us.groups.yahoo.com

visitor
Jones Act
SmartFM Balikpapan

Gedung BRI LT.5 - Jl.Jendral Sudirman No .37
BALIKPAPAN
Telp. (0542) 737.092 / 737.091 / 700.0978
Fax. (0542) 737.093

Previous Post

Archives

SmartFM Network

SmartFM Network
95.9|Jakarta
88.9|Surabaya
101.8|Palembang
101.8|Medan
93.4|Semarang
99.5|Pekanbaru
101.1|Makassar
101.2|Manado
101.1|Banjarmasin