Photobucket
Selasa, 13 Mei 2008
Antisipasi dampak kenaikan BBM, Pemkot Balikpapan Bentuk Tim Krisis

Pemerintah Kota Balikpapan saat ini tengah membentuk tim penanganan krisis BBM, guna mengantisipasi kenaikan harga dan kelangkaan pasokannya, menjelang kenaikan harga BBM bersubsidi pada bulan Juni mendatang. Sedangkan konsep penanganan krisis tersebut, akan dibahas bersama dengan instansi terkait selama satu minggu ini. Wakil Walikota Balikpapan –Rizal Effendi mengatakan, tim penanganan krisis BBM ini akan di ketuai oleh Assisten 2 Pembangunan –Poerba Widjaya, dan tim ini sangat diperlukan, agar masyarakat Balikpapan siap menghadapi kenaikkan BBM, dan konsekwensinya. Wakil Walikota menambahkan, pada Senin mendatang tim penanganan krisis sudah dapat memberikan kebijakan mengenai langkah-langkah penanggulangan dan saran-saran, khususnya kepada Dinas terkait, seperti Dinas Perhubungan, Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi, serta Dinas Tenaga Kerja.

Terkait kenaikan harga kebutuhan pokok di Balikpapan, menjelang kenaikan harga BBM bersubsidi, Disperindagkop Balikpapan tetap melakukan pemantauan di sejumlah pasar tradisional. Kepala Disperindagkop – Muhammad Yamin mengungkapkan, pemantauan harga saat ini terus dilakukan, kendati harga sudah dinaikkan oleh pedagang. Namun, kenaikan harga kebutuhan pokok ini belum melampaui batas, atau masih dikisaran 10 persen. Jika harga terus melonjak tajam dan melampaui batas kemampuan konsumen, maka pihaknya akan melakukan inspeksi mendadak, agar kenaikan harga terkendali, dan pedagang tidak melakukan penimbunan.
Sementara itu, puluhan Mahasiswa Balikpapan kemarin melakukan aksi unjuk rasa di DPRD Balikpapan, dan Kantor Pemerintah Kota, untuk mendesak pemerintah tidak menaikkan harga BBM, dan menghentikan rencana pengajuan utang baru ke Luar Negri. Salah satu Mahasiswa – Hari Andika menyatakan, rencana kenaikan BBM oleh Pemerintah tersebut, membuat panik masyarakat. Sehingga masyarakat yang tidak mampu semakin terpuruk perekonomiannya. Sedangkan jika utang Indonesia ke luar negri semakin besar, maka akan membebani rakyat.
Sementara itu, Anggota Komisi 4 DPRD Balikpapan – Riyanto, mendukung aksi yang dilakukan mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi mereka atas penolakan kenaikan BBM. Riyanto menjelaskan, aspirasi mahasiswa dengan menolak kenaikan BBM, dan meminta pemerintah untuk menghentikan pengajuan utang ke luar negri ini, akan disampaikan ke DPR-RI dan pemerintah pusat, dalam waktu dekat.


Audio Version
boomp3.com

Label: ,

posted by Crew SmartFM @ 09.16  
0 Comments:
Posting Komentar
<< Home
 

Information for Ad Please Contact Us @ 737092


Feature Dampak PON 2008
event

seminar

Samarinda Business Forum . 29 April 2009



Free chat widget @ ShoutMix


community

Subscribe to smartfm_balikpapan

Powered by us.groups.yahoo.com

visitor
Jones Act
SmartFM Balikpapan

Gedung BRI LT.5 - Jl.Jendral Sudirman No .37
BALIKPAPAN
Telp. (0542) 737.092 / 737.091 / 700.0978
Fax. (0542) 737.093

Previous Post

Archives

SmartFM Network

SmartFM Network
95.9|Jakarta
88.9|Surabaya
101.8|Palembang
101.8|Medan
93.4|Semarang
99.5|Pekanbaru
101.1|Makassar
101.2|Manado
101.1|Banjarmasin